Main Article Content
Abstract
Law Number 19 of 2019 places the Corruption Eradication Commission within the executive branch while retaining its coordination and supervision duties under Article 6 letters b and d, operationalized through Articles 8 and 10 and strengthened by the takeover mechanism in Article 10A. The issue examined is not the de jure loss of these functions, but the absence of binding regulation requiring the Police, the Prosecutor’s Office, and the Corruption Eradication Commission to determine jurisdictional allocation before suspects are named. This article analyzes how ambiguity in post-amendment investigative authority creates space for institutional ego-centrism and how Collaborative Anti-Corruption Governance may restore institutional coherence. This doctrinal legal research uses statutory, conceptual, and case approaches to primary, secondary, and tertiary legal materials. Two suspect designations by the Attorney General’s Office and the National Police in July 2026 are used as real cases and analyzed normatively. The analysis shows that parallel investigative authority under the Criminal Procedure Code, the Corruption Eradication Commission Law, and other sectoral laws is not yet accompanied by rules allocating operational roles consequently, Article 50 of Law Number 30 of 2002 functions merely as a notification obligation. This article proposes a law-based power-sharing mechanism grounded in the Commission’s coordination and supervision functions through a mandatory joint case-title forum when corruption involves individuals from two or more law enforcement institutions, supported by decision-making rules, conflict-of-interest mitigation, and a rigid objection mechanism.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
- Book :
- Ahmad, Kamri. Upaya Pemberantasan Korupsi. 2nd ed. Makassar: Nas Media Pustaka, 2022.
- Allison, Graham T., and Philip Zelikow. Essence of Decision: Explaining the Cuban Missile Crisis. 2nd ed. New York: Routledge, 2021.
- Christensen, Tom, Per Lægreid, Paul G. Roness, and Kjell Arne Røvik. Organization Theory and the Public Sector: Instrument, Culture and Myth. 3rd ed. London: Routledge, 2022.
- Setiyawan, Wahyu Beny Mukti, et al. Hukum Pidana Korupsi. Serang: Sada Kurnia Pustaka, 2024.
- Sumaryanto, Djoko, Panji Susilo, and Budiono. Buku Ajar Mata Kuliah Sistem Peradilan Pidana. Surabaya: UBHARA Press, 2024.
- Journal :
- Andriansyah, Fery, and Anom Wahyu Asmorojati. "The Corruption Eradication Commission (KPK) in the Dynamics of Constitutional Legal Politics Following Law No. 19 of 2019." Lex Renaissance 10, no. 1 (2025): 249–65. https://doi.org/10.20885/JLR.vol10.iss1.art10.
- Ansell, Chris, and Alison Gash. "Collaborative Governance in Theory and Practice." Journal of Public Administration Research and Theory 18, no. 4 (2008): 543–71. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032.
- Desianto, Ratman. "Sengketa Kewenangan Penyidikan Dalam Rangka Pemberantasan Korupsi." Kertha Wicaksana 16, no. 2 (2022): 123–39. https://doi.org/10.22225/kw.16.2.2022.123-139.
- Jawa, Dominikus, Parningotan Malau, and Ciptono. "Tantangan Dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia." Jurnal USM Law Review 7, no. 2 (2024): 1006. https://doi.org/10.26623/julr.v7i2.9507.
- Mahendra, Hilmi, and Pramukhtiko Kencono. "Pengambilalihan Penyidikan Tindak Pidana Korupsi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (Studi Kasus Tindak Pidana Korupsi oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor)." Indonesian Journal of Law and Justice 3, no. 1 (2025): 15. https://doi.org/10.47134/ijlj.v3i1.4814.
- Masyhudi, Fauzul. "Sinergisitas Peran Aparat Penegak Hukum Dalam Penangan Korupsi di Indonesia." Madania: Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan Islam 13, no. 1 (2023): 1. https://journals.fasya.uinib.org/index.php/madania/article/view/500.
- Mevelia, Veronika Christine, Devina Shava Amalia, and Tries Ellia Sandari. "Peran KPK dalam Memberantas Korupsi di Indonesia: Studi Kasus Dugaan Korupsi Program Makan Siang Gratis." Rimba: Riset Ilmu Manajemen Bisnis dan Akuntansi 3, no. 3 (2025): 90. https://journal.arimbi.or.id/index.php/Rimba/article/view/1998.
- Mochtar, Zainal Arifin. "Independensi Komisi Pemberantasan Korupsi Pasca Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019." Jurnal Konstitusi 18, no. 2 (2021): 321. https://doi.org/10.31078/jk1824.
- Noor, Zulhadi Savitri. "Penguatan Koordinasi Penyidikan Tindak Pidana Korupsi Antar Lembaga Penegak Hukum Dalam Sistem Peradilan Pidana." Syiar Hukum: Jurnal Ilmu Hukum 19, no. 2 (2021): 213. https://doi.org/10.29313/shjih.v19i2.8889.
- Prakoesa, Petir Dahsyat Hadi, Dwi Wachidiyah Ningsih, and Suyanto. "Tumpang Tindih Kewenangan Penyidikan Korupsi: Dampak terhadap Kepastian Hukum dan Due Process of Law." Judge: Jurnal Hukum 6, no. 07 (2026): 1302. https://doi.org/10.54209/judge.v6i07.1997.
- Putri, Novi Enjelina, and Muhaimin. "Dekonstruksi Independensi KPK Pasca-Revisi UU No. 19 Tahun 2019: Analisis Politik Hukum dan Penanganan Korupsi Pejabat Eksekutif." Jurnal Politik Pemerintahan Dharma Praja 18, no. 2 (2025). https://doi.org/10.33701/jppdp.v18i2.5708.
- Salsabil, Hilda Halnum, Muflih Munazih, and Siti Kunarti. "Tinjauan Hukum Administrasi Negara Terhadap Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Melalui Instruksi Presiden." USM Law Review (2025). https://journals.usm.ac.id/index.php/julr/article/view/12031.
- Wahib. "Memaknai Independensi KPK Pasca Perubahan Kedua Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2019 atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi." Rechtsregel: Jurnal Ilmu Hukum 5, no. 1 (2022). https://doi.org/10.32493/rjih.v5i1.23776.
- Wijayanti, Anis, and Azhar Kasim. "Implementasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi di Indonesia: Perspektif Collaborative Governance." Integritas: Jurnal Antikorupsi 7, no. 2 (2022): 291. https://doi.org/10.32697/integritas.v7i2.858.
- Reports and Policy Documents :
- Badan Pembinaan Hukum Nasional. Politik Hukum Penyelidikan dan Penyidikan dalam Hukum Acara Pidana. Jakarta: BPHN Kementerian Hukum dan HAM RI. https://bphn.go.id/data/documents/ae_hukum_acara_pidana_penyelidikan_dan_penyidikan.pdf.
- Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jakarta: DPR RI, 2019.
- Indikator Politik Indonesia. Tingkat Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Penegak Hukum dan Politik: Temuan Survei Nasional 30 Desember 2023–6 Januari 2024. Jakarta: Indikator Politik Indonesia, 2024.
- Indonesia Corruption Watch. Laporan Tren Penindakan Korupsi 2024. Jakarta: ICW, 2025.
- Indonesia Corruption Watch. Tren Penindakan Kasus Korupsi Tahun 2023. Jakarta: ICW, 2024.
- Organisation for Economic Co-operation and Development. Public Integrity Outlook 2024. Paris: OECD Publishing, 2024.
- Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia, and Indonesia Corruption Watch. Laporan Evaluasi Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi Periode 2019–2024. Jakarta: PSHK & ICW, 2024.
- Web Pages and Media :
- CNBC Indonesia. “Kejagung Tetapkan Polisi Tersangka Korupsi MBG, Ini Tanggapan Polri” (3 Juli 2026). Online: <https://www.cnbcindonesia.com/news/20260703110943-4-747778/kejagung-tetapkan-polisi-tersangka-korupsi-mbg-ini-tanggapan-polri>.
- CNBC Indonesia. “Polisi Resmi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka” (11 Juli 2026). Online: <https://www.cnbcindonesia.com/news/20260711160506-4-750080/polisi-resmi-tetapkan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-jadi-tersangka>.
- Hukumonline. “Tingkat Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Hukum, Kejagung Tertinggi” (23 Januari 2024). Online: <https://www.hukumonline.com/berita/a/tingkat-kepercayaan-publik-terhadap-lembaga-hukum--kejagung-tertinggi-lt65afca1bbb519>.
- InfoPublik. “KPK Ingatkan Potensi Korupsi di Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Transparansi sejak Awal” (2026). Online: <https://infopublik.id/kategori/prioritas-nasional/920780/kpk-ingatkan-potensi-korupsi-di-koperasi-desa-merah-putih-dorong-transparansi-sejak-awal>.
- Kompas. “Brigjen Polisi Aktif Jadi Tersangka Korupsi MBG, Polri: Tidak Ada Impunitas” (2 Juli 2026). Online: <https://nasional.kompas.com/read/2026/07/02/15325581/brigjen-polisi-aktif-jadi-tersangka-korupsi-mbg-polri-tidak-ada-impunitas>.
- Kumparan. “ICW Sebut Ada 791 Kasus Korupsi Sepanjang 2023, Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir” (19 Mei 2024). Online: <https://kumparan.com/kumparannews/icw-sebut-ada-791-kasus-korupsi-sepanjang-2023-tertinggi-dalam-5-tahun-terakhir-22ln51wgp5J>.
- Tempo. “Daftar Pasal Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah” (2026). Online: <https://metro.tempo.co/read/2114420/daftar-pasal-menjerat-eks-jampidsus-febrie-adriansyah>.
- The Conversation. “Koperasi Merah Putih Berisiko Tinggi Jadi Ladang Korupsi Baru” (2026). Online: <https://theconversation.com/koperasi-merah-putih-berisiko-tinggi-jadi-ladang-korupsi-baru-261401>.
- Transparency International. Corruption Perceptions Index 2025. Berlin: Transparency International, 2026. Online: <https://www.transparency.org/en/cpi/2025>.
- Laws and Regulations :
- Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
- Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
- Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Hukum Acara Pidana.
- Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.
References
Book :
Ahmad, Kamri. Upaya Pemberantasan Korupsi. 2nd ed. Makassar: Nas Media Pustaka, 2022.
Allison, Graham T., and Philip Zelikow. Essence of Decision: Explaining the Cuban Missile Crisis. 2nd ed. New York: Routledge, 2021.
Christensen, Tom, Per Lægreid, Paul G. Roness, and Kjell Arne Røvik. Organization Theory and the Public Sector: Instrument, Culture and Myth. 3rd ed. London: Routledge, 2022.
Setiyawan, Wahyu Beny Mukti, et al. Hukum Pidana Korupsi. Serang: Sada Kurnia Pustaka, 2024.
Sumaryanto, Djoko, Panji Susilo, and Budiono. Buku Ajar Mata Kuliah Sistem Peradilan Pidana. Surabaya: UBHARA Press, 2024.
Journal :
Andriansyah, Fery, and Anom Wahyu Asmorojati. "The Corruption Eradication Commission (KPK) in the Dynamics of Constitutional Legal Politics Following Law No. 19 of 2019." Lex Renaissance 10, no. 1 (2025): 249–65. https://doi.org/10.20885/JLR.vol10.iss1.art10.
Ansell, Chris, and Alison Gash. "Collaborative Governance in Theory and Practice." Journal of Public Administration Research and Theory 18, no. 4 (2008): 543–71. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032.
Desianto, Ratman. "Sengketa Kewenangan Penyidikan Dalam Rangka Pemberantasan Korupsi." Kertha Wicaksana 16, no. 2 (2022): 123–39. https://doi.org/10.22225/kw.16.2.2022.123-139.
Jawa, Dominikus, Parningotan Malau, and Ciptono. "Tantangan Dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia." Jurnal USM Law Review 7, no. 2 (2024): 1006. https://doi.org/10.26623/julr.v7i2.9507.
Mahendra, Hilmi, and Pramukhtiko Kencono. "Pengambilalihan Penyidikan Tindak Pidana Korupsi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (Studi Kasus Tindak Pidana Korupsi oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor)." Indonesian Journal of Law and Justice 3, no. 1 (2025): 15. https://doi.org/10.47134/ijlj.v3i1.4814.
Masyhudi, Fauzul. "Sinergisitas Peran Aparat Penegak Hukum Dalam Penangan Korupsi di Indonesia." Madania: Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan Islam 13, no. 1 (2023): 1. https://journals.fasya.uinib.org/index.php/madania/article/view/500.
Mevelia, Veronika Christine, Devina Shava Amalia, and Tries Ellia Sandari. "Peran KPK dalam Memberantas Korupsi di Indonesia: Studi Kasus Dugaan Korupsi Program Makan Siang Gratis." Rimba: Riset Ilmu Manajemen Bisnis dan Akuntansi 3, no. 3 (2025): 90. https://journal.arimbi.or.id/index.php/Rimba/article/view/1998.
Mochtar, Zainal Arifin. "Independensi Komisi Pemberantasan Korupsi Pasca Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019." Jurnal Konstitusi 18, no. 2 (2021): 321. https://doi.org/10.31078/jk1824.
Noor, Zulhadi Savitri. "Penguatan Koordinasi Penyidikan Tindak Pidana Korupsi Antar Lembaga Penegak Hukum Dalam Sistem Peradilan Pidana." Syiar Hukum: Jurnal Ilmu Hukum 19, no. 2 (2021): 213. https://doi.org/10.29313/shjih.v19i2.8889.
Prakoesa, Petir Dahsyat Hadi, Dwi Wachidiyah Ningsih, and Suyanto. "Tumpang Tindih Kewenangan Penyidikan Korupsi: Dampak terhadap Kepastian Hukum dan Due Process of Law." Judge: Jurnal Hukum 6, no. 07 (2026): 1302. https://doi.org/10.54209/judge.v6i07.1997.
Putri, Novi Enjelina, and Muhaimin. "Dekonstruksi Independensi KPK Pasca-Revisi UU No. 19 Tahun 2019: Analisis Politik Hukum dan Penanganan Korupsi Pejabat Eksekutif." Jurnal Politik Pemerintahan Dharma Praja 18, no. 2 (2025). https://doi.org/10.33701/jppdp.v18i2.5708.
Salsabil, Hilda Halnum, Muflih Munazih, and Siti Kunarti. "Tinjauan Hukum Administrasi Negara Terhadap Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Melalui Instruksi Presiden." USM Law Review (2025). https://journals.usm.ac.id/index.php/julr/article/view/12031.
Wahib. "Memaknai Independensi KPK Pasca Perubahan Kedua Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2019 atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi." Rechtsregel: Jurnal Ilmu Hukum 5, no. 1 (2022). https://doi.org/10.32493/rjih.v5i1.23776.
Wijayanti, Anis, and Azhar Kasim. "Implementasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi di Indonesia: Perspektif Collaborative Governance." Integritas: Jurnal Antikorupsi 7, no. 2 (2022): 291. https://doi.org/10.32697/integritas.v7i2.858.
Reports and Policy Documents :
Badan Pembinaan Hukum Nasional. Politik Hukum Penyelidikan dan Penyidikan dalam Hukum Acara Pidana. Jakarta: BPHN Kementerian Hukum dan HAM RI. https://bphn.go.id/data/documents/ae_hukum_acara_pidana_penyelidikan_dan_penyidikan.pdf.
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jakarta: DPR RI, 2019.
Indikator Politik Indonesia. Tingkat Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Penegak Hukum dan Politik: Temuan Survei Nasional 30 Desember 2023–6 Januari 2024. Jakarta: Indikator Politik Indonesia, 2024.
Indonesia Corruption Watch. Laporan Tren Penindakan Korupsi 2024. Jakarta: ICW, 2025.
Indonesia Corruption Watch. Tren Penindakan Kasus Korupsi Tahun 2023. Jakarta: ICW, 2024.
Organisation for Economic Co-operation and Development. Public Integrity Outlook 2024. Paris: OECD Publishing, 2024.
Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia, and Indonesia Corruption Watch. Laporan Evaluasi Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi Periode 2019–2024. Jakarta: PSHK & ICW, 2024.
Web Pages and Media :
CNBC Indonesia. “Kejagung Tetapkan Polisi Tersangka Korupsi MBG, Ini Tanggapan Polri” (3 Juli 2026). Online: <https://www.cnbcindonesia.com/news/20260703110943-4-747778/kejagung-tetapkan-polisi-tersangka-korupsi-mbg-ini-tanggapan-polri>.
CNBC Indonesia. “Polisi Resmi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka” (11 Juli 2026). Online: <https://www.cnbcindonesia.com/news/20260711160506-4-750080/polisi-resmi-tetapkan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-jadi-tersangka>.
Hukumonline. “Tingkat Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Hukum, Kejagung Tertinggi” (23 Januari 2024). Online: <https://www.hukumonline.com/berita/a/tingkat-kepercayaan-publik-terhadap-lembaga-hukum--kejagung-tertinggi-lt65afca1bbb519>.
InfoPublik. “KPK Ingatkan Potensi Korupsi di Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Transparansi sejak Awal” (2026). Online: <https://infopublik.id/kategori/prioritas-nasional/920780/kpk-ingatkan-potensi-korupsi-di-koperasi-desa-merah-putih-dorong-transparansi-sejak-awal>.
Kompas. “Brigjen Polisi Aktif Jadi Tersangka Korupsi MBG, Polri: Tidak Ada Impunitas” (2 Juli 2026). Online: <https://nasional.kompas.com/read/2026/07/02/15325581/brigjen-polisi-aktif-jadi-tersangka-korupsi-mbg-polri-tidak-ada-impunitas>.
Kumparan. “ICW Sebut Ada 791 Kasus Korupsi Sepanjang 2023, Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir” (19 Mei 2024). Online: <https://kumparan.com/kumparannews/icw-sebut-ada-791-kasus-korupsi-sepanjang-2023-tertinggi-dalam-5-tahun-terakhir-22ln51wgp5J>.
Tempo. “Daftar Pasal Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah” (2026). Online: <https://metro.tempo.co/read/2114420/daftar-pasal-menjerat-eks-jampidsus-febrie-adriansyah>.
The Conversation. “Koperasi Merah Putih Berisiko Tinggi Jadi Ladang Korupsi Baru” (2026). Online: <https://theconversation.com/koperasi-merah-putih-berisiko-tinggi-jadi-ladang-korupsi-baru-261401>.
Transparency International. Corruption Perceptions Index 2025. Berlin: Transparency International, 2026. Online: <https://www.transparency.org/en/cpi/2025>.
Laws and Regulations :
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Hukum Acara Pidana.
Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.
